Selasa, 16 Juli 2019

Kerusakan dan Estimasi Biaya jalan

BAB I
PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang
Jalan merupakan prasarana angkutan darat yang penting dalam memperlancar kegiatan hubungan perekonomian dan sosial masyarakat. Kondisi jalan yang baik akan memudahkan mobilitas penduduk dalam melakukan aktivitas setiap hari. Jalan raya dengan perkerasan lentur yang baik, harus mempunyai kualitas demi kenyamanan dan keamanan pengguna jalan. Disamping itu perkerasan jalan raya harus mempunyai ketahanan terhadap pengikisan akibat beban lalu lintas, perubahan cuaca dan pengaruh buruk lainnya serta memiliki umur layanan jalan yang ideal.
Pada lokasi studi jenis perkerasan jalan merupakan perkerasan lentur. pada umumnya perkerasan lentur baik digunakan untuk jalan yang melayani beban lalu lintas ringan sampai dengan sedang, seperti jalan perkotaan, jalan dengan sistem utilitas terletak di bawah perkerasan jalan, perkerasan bahu jalan, atau perkerasan dengan konstruksi bertahap.
Kerusakan jalan yang terjadi di sejumlah ruas Jalan Elak Krueng Mane-Buket Rata Km 7+000 s/d Km 10+000 , termasuk jalan lintas dan berfungsi sebagai jalan arteri, kondisinya semakin memprihatinkan. Pasalnya, kondisi jalan yang awalnya rusak ringan, lantaran dibiarkan, kini makin parah.sehingga hal ini akan membutuhkan biaya tambahan untuk mempertahankan fungsi jalan tersebut dan mengurangi alokasi dana untuk jalan yang lain.
Kondisi Jalan Elak Krueng Mane-Buket Rata Km 7+000 s/d Km 10+000 mengalami kerusakan permukaan jalan yaitu kerusakan retak kulit buaya, amblas dan berlubang. Kerusakan tersebut dikarenakan oleh volume lalu lintas yang tinggi dan berulang-ulang atau juga dikarenakan faktor umur rencana  jalan, hal ini dapat menurunkan kualitas dari permukaan jalan tersebut, sehingga menjadi tidak nyaman dan tidak aman untuk dilalui.
Untuk mengetahui bagaimana tingkat kerusakan yang terjadi pada lokasi penelitian diatas, maka perlu dilakukan pengamatan secara visual kemudian dilakukan analisis indeks kondisi perkerasan yaitu tingkatan dari kondisi permukaan perkerasan yang terjadi dan juga ingin mengestimasi biaya untuk penanganannya. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode Bina Marga.
  1. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas ,maka rumusan masalah sebagai berikut:
  1. Bagaimana jenis kerusakan Jalan Elak Krueng Mane-Buket Rata Km 7+000 s/d Km 10+000 berdasarkan Bina Marga.
  2. Menentukan hasil indeks kondisi perkerasan jalan dengan menentukan metode Bina Marga, dalam penanganan kerusakan berdasarkan aspek hasil survey.
  3. Menentukan Estimasi biaya kerusakan jalan pada ruas Jalan Elak Krueng Mane-Buket Rata Km 7+000 s/d Km 10+000.

  1.     Tujuan dan Ruang Lingkup
  1. Tujuan Penelitian
  1. Untuk mengetahui jenis kerusakan jalan yang terjadi pada ruas Jalan Elak Krueng Mane-Buket Rata Km 7+000 s/d Km 10+000 dengan menggunakan Metode Bina Marga.
  2. Untuk mengetahui Estimasi biaya kerusakan jalan pada ruas Jalan Elak Krueng Mane-Buket Rata Km 7+000 s/d Km 10+000
  1. Ruang Lingkup
  1. Lokasi penelitian ini berada di Jalan Elak Krueng Mane-Buket Rata Km 7+000 s/d Km 10+000 sepanjang 3 kilometer.
  2. Kerusakan-kerusakan yang ditinjau adalah berbagai jenis kerusakan yang terjadi sesuai dengan jenis kerusakannya.
  3. Data yang digunakan diperoleh  melalui survei langsung ke lapangan secara manual melalui pengukuran.  
  4. Analisa dilakukan dengan menggunakan Metode Bina Marga

  1. Manfaat
Manfaat dari penilitian tingkat kerusakan Jalan Elak Krueng Mane-Buket Rata Km 7+000 s/d Km 10+000:
  1. Mengetahui jenis kerusakan yang terjadi pada ruas Jalan Elak Krueng Mane-Buket Rata Km 7+000 s/d Km 10+000.
Dapat menggambarkan kerusakan yang terjadi pada ruas Jalan Elak Krueng Mane-Buket Rata Km 7+000 s/d Km 10+000.afzalbaruna6@gmail.com

Tidak ada komentar: